Penyebab baterai pada ponsel bisa meledak

Jellykom - Penyebab Baterai Meledak | Setelah melihat beberapa berita tentang baterai jenis Lithium Ion (Li-Ion) ponsel yang meledak, admin jadi ngeri sendiri melihatnya. Gak kebayang kalau pas lagi ena-ena main game tiba-tiba si gadget meletup. Ngeri ngeliatnya sob.

Tentang baterai yang meledak, beberapa asumsi dari peneliti mengatakan bahwa yang terjadi adalah suhu baterai naik secara berlebihan (overheat) karena adanya reaksi kimia dan akhirnya meledak. Wow.. walaupun jarang terjadi, tapi nyatanya bisa terjadi juga pada beberapa gadget flagship. Salah satunya adalah Galaxy note 7 yang telah ditarik dari pasaran.

Baca juga : Snap Me Up, Aplikasi Alarm Untuk yang Susah Bangun Tidur

Karena proses produksi dan quality control yang kurang baik, potensi baterai yg meledak semakin meningkat sob, terutama saat sedang di charg, atau bahkan saat sedang digunakan.
Kenapa potensi saat sedang di charg bisa meningkatkan potensi baterai meledak? Secara teknis, didalam komponen baterai terdapat arus listrik yang melanglir daei anoda (kutub +) ke anoda (kutub -) dan melintasi larutan elektrolit yang ada ditengahnya. Dan jika aliran tersebut mengalami masalah, efeknya ya meleduk itu sob.

Pada saat baterai di-charge terlalu cepat, maka ahirnya akan membangkitkan panas sehingga lapisan lithium akan terbentuk di sekitar kutub negatif dan menciptakan korsleting.

Oleh karena itu, selalu gunakan adaptor sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrikan. Jika bawaan pabrik menggunakan adaptor 1 Ampere, maka jangan sobat charge gadget pada adaptor yang 2 Ampere ya sob.

Baca juga : Cara Mencari Judul Lagu dengan Mudah

Mencharge terlalu lama juga bisa saja membuat baterai sobat jadi kelebihan daya (overcharge), dan kemudian akan terjadi panas berlebihan yang selanjutnya memicu reaksi kimia di anoda dan katoda.

Apabila suhu terus naik sampai sekitar 150°C, baterai akan terbakar dan meledak.

Sedangkan masalah lain yang mungkin bisa menyebabkan korsleting di antaranya adalah saat baterai di-charge beberapa kali, karena materinya memang bisa mengembang dan berkontraksi. Maka bisa saja logam pengubung daya baterai saling terhubung dan konslet. Maka dari itu, kalau sobat merasa baterai sudah menggembung (bunting), sebaiknya segera diganti ya sob.

Terakhir, jangan terlalu memporsir gadget sobat, baik untuk bermain game atau aktifitas lainnya. Jika sobat merasa gadget panas, sebaiknya istirahatkan dulu dan tunggu sampai suhunya turun baru digunakan kembali. Intinya, gunakan sebijak mungkin.

Postingan mengenai penyenab baterai meledak mungkin cukup sampai sekian, semoga saja bisa membuat sobat bisa mengambil pelajaran dari artikel ini.

Share this with short URL:

Artikel Menarik Lainnya:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser