Ciri Charger Asus Asli (ORI) dan Bedanya Dengan Charger Asus Palsu (KW)

Charger atau cas-casan adalah salah satu bagian yang tak terpisahkan dari smartphone. Mengingat benda yang satu ini fungsinya sangat penting, yaitu untuk mengisi daya baterai ponsel sobat setiap harinya.

Karna smatphone perlu di-charge setiap hari, maka lama-kalamaan pasti rusak dimakan umur dan pemakaian. Nah, jika charger sobat rusak, pasti sobat akan beli charger baru kan sob? Tapi ingat sob, jangan sembarangan beli charger. Belilah charger yang original agar awet dan tidak merusak ponsel sobat.

Kenapa harus pilih Charger Asus Asli? Alasannya yaitu:

1. Lebih awet
Sudah pasti barang yang asli lebih awet dibanding barang palsu atau KW. Karna dari segi material yang dipakai sampai quaility controlnya saja jelas beda jauh.

2. Lebih cepat dalam mengisi daya
Cepat lambatnya charger untuk mengisi daya baterai dipengaruhi dari ampere dan kabelnya. Kalau charger Ori sudah pasti ampere-nya sesuai dengan yang tertulis. Sedangkan charger KW biasanya amperenya lebih kecil, gak sesuai dengan apa yang tertera sehingga waktu charge lebih lama.

3. Bergaransi
Produk asli pasti memiliki garansi, yang artinya mereka berani memberikan jaminan jika charger mengalami masalah jika bukan karna human error.

Ciri Charger Asus Asli (Original)


Untuk mengetahui apakah charger Asus yang ingin sobat beli adalah asli atau KW alias palsu, maka sobat harus terlebih dahulu mengetahui ciri-ciri charger Asus ori. Dengan begitu, maka sobat dapat membedakan dua hal tersebut.

1. Teliti Pada Dus atau Kemasan


Dus adalah yang pertama kali harus sobat lihat, karna memang pertama kali beli pasti lihat dusnya dulu.

Dus atau wadah charger Asus yang asli memiliki kemasan yang kokoh, warna, font atau tulisannya  pun dicetak dengan rapi dan tidak asal-asalan. Bahan dasar dusnya biasanya lebih tebal dan kuat

2. Perhatikan Berat Charger

Setelah pegang dus, pasti hal kedua adalah dengan membukanya. Yups, sobat bisa coba liat dan pegang adaptor charger Asus. Nah, yang perlu sobat lakukan adalah menimbang (dinalar saja ya..) dan membandingkan dengan charger yang mau sobat beli dengan charger ori sobat sebelumnya. Kalau perlu bawa charger ori sobat.


Charger Asus yang asli seharunya akan lebih terasa berat dibandingkan dengan dengan charger Asus yang palsu atau KW. Hal ini disebabkan dari bahan casing adaptor yang lebih tebal dan komponen yang lebih banyak dibanding charger KW.

3. Lihat Keterangan Revisi  Charger

Perlu sobat ketahui, Tiap produk charger Asus yang asli memiliki keterangan ‘REV:A02‘ atau bisa juga keterangan ‘REV:A03‘ atau bisa saja ‘REV:A04‘. Intinya, charger Asus Ori pasti ada keterangan 'REV:XXX'.


Rev ini maksudnya adalah Revisi atau pengembangan charger ke teknologi yang lebih baru. Biasanya semakin baru produk charger, maka nilai REV-nya semakin besar.


Baca Juga


4. Perhatikan Bentuk Adaptor dan Kabel

Untuk yang ini sobat juga harus teliti. Kenapa? Karena adaptor Asus palsu atau KW juga memiliki bentuk yang hampir serupa tapi tak sama dengan adaptor Asus ori. Untuk itu sobat harus jeli.


Kemduian sobat harus memperhatikan kabel yang disertakan. Kabel yang asli akan memiliki bentuk (kulit kabel) yang lentur dan tidak keras.

5. Garansi 

Garansi adalah salah satu indikator dari charger yang asli. Biasanya charger Asus yang asli pasti akan terdapat garansi dengan jangka waktu 6-12 bulan. Tanyakan saja sama penjualnya tentang garansi biar lebih yakin.


Untuk Charger Asus KW, biasanya jarang berani memberikan jaminan garansi. Paling-paling garansi dari si penjual hanya 1 minggu. Itupun kadang pura-pura lupa.

6. Harga

Harga gak bisa bohong. Ada kualitas ada harga.


Kata-kata diatas itu mutlak sob. Charger Asus yang asli pasti akan memiliki harga yang relatif mahal. Mengingat bahan material dan quality controlnya juga terjamin oleh standar Asus.

Sedangkan, charger yang palsu atau KW, biasanya dijual dengan harga yang relatif lebih murah dibangkan charger. Jadi sebelum beli, sebaiknya cari referensi dulu ya sob. Biar terhindar dari tipu-tipu.

Artikel Menarik Lainnya: