Cara Masuk Mode Download (EDL) Redmi Note 4X dengan Test Point

Mode Download atau EDL (Emergency Download) adalah mode yang sangat penting bagi sobat yang ingin melakukan flashing untuk Redmi Note 4X. Nah, sayangnya.. ada beberapa kasus pengguna Redmi Note 4X yang tidak bisa masuk ke mode EDL ketika mengalami bootloop. Dari info yang admin pernah baca, ternyata pengembang Xiaomi telah menghapus fungsi EDL sejak MIUI 7.x. Entah itu hanya rumor atau fakta, tapi nyatanya memang mode EDL telah hilang.

Untuk mengatasi tidak bisa masuk mode EDL pada Redmi Note 4X, salah satu caranya yaitu dengan melakukan Test Point. Solusi ini sangat manjur, namun cukup beresiko karna harus membongkar ponsel dan yang pasti garansi akan hilang. Oleh karena itu, metode ini tidak disarankan untuk pengguna pemula dan lemah jantung sob hehe..


Persyaratan:


Peringatan:
  • Hanya untuk yang kuat mental saja!
  • Harap buat bekapan dulu jika ponsel sobat masih normal ( jika tidak brick atau bootloop ).
  • Metode ini mengharuskan sobat untuk membongkar ponsel sobat. Sangat disarankan untuk mengambil foto dari apa yang sobat bongkar pada tiap tahapnya. Dengan cara itu sobat tidak akan bingung ketika sobat akan merakit kembali bagian-bagian ponsel sobat lagi.
  • Selalu berhati-hati. Jangan ngotak atik atau colek-colek pada speaker atau kabel. 
  • Admin tidak bertanggung jawab atas segala risiko kerusakan. Silakan baca dulu artikel ini sebelum menerapkan langkah-langkah selanjutnya. Pastikan sobat memahami apa yang akan sobat lakukan!


Baca Juga


Langkah-langkah EDL Redmi Note 4X dengan Test Point


Langkah 1  - Sekarang di komputer sobat, ekstrak file .zip Mi Flash tool. Kemudian install dengan mengklik dua kali pada file MiSetup.exe.

Langkah 2  - Selanjutnya, siapkan RedNote4X sobat. Pastikan ponsel sobat benar-benar mati ( Kalau belum silahkan matikan dulu sob).

Langkah 3  - Jangan lupa untuk terlebih dahulu melepas slot SIM Hybrid dengan pin ejektor (pakai peniti/jarum juga bisa).


Langkah 4  - Gunakan alat yang diperlukan untuk membongkar ponsel sobat. Kemudian buka casing belakangnya yang terbuat dari bodi aluminium CNC.


Gunakan alat bongkar hp yang ujungnya pipih, lalu congkel melalui celah di sekitar ponsel sobat dengan perlahan-lahan sampai ada lebih banyak celah untuk memungkinkan kuku sobat untuk membukanya.
Jika casing belakang sudah terbuka, tampilanannya terlihat seperti ini:


Langkah 5  - Selanjutnya, lepaskan colokan konektor baterai.


Langkah 6  - Siapkan kabel data USB lalu hubungkan ke ponsel sobat, tetapi JANGAN hubungkan ujung kabel yang lain ke komputer sobat dulu.


Langkah 7  - Sekarang gunakan Pinset kemudian sambungkan dua titik kuningan (Test Point) seperti di bawah ini (Test Point):


Langkah 8  - Sembari menjaga agar titik Test Point tetap terhubung dengan pinset, kemudian colokkan dengan cepat kabel Data USB sobat ke komputer. Windows akan menampilkan bahwa perangkat baru yang sedang terhubung dan akan menginstall driver yang diperlukan untuk Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 di bawah Ports (COM & LPT) pada Device Manager.

Dalam hal ini sobat seharusnya tidak memiliki masalah karena sobat telah menginstal Mi Flash Tool. Jika tidak, sobat mungkin perlu mengingstall driver secara manual (Link sudah ada diatas).

Langkah 9 - Pada poin ini (setelah muncul Qualcomm HS-USB QDLoader 9008) sobat kemudian dapat melepas pinset dari test point.


Itu saja sob. Setelah melakukan Test Point, ponsel sobat sekarang sudah masuk mode EDL. Sobat dapat melanjutkan tahap selanjutnya, yaitu flashing menggunakan Mi Flash. Umumnya, ponsel yang mengalami brick atau bootloop dapat memperbaikinya dengan menginstal ulang / mem-flash ROM MIUI lagi.

Flashing MIUI ROM


Langkah 10 - Sekarang buka Mi Flash Tool yang telah sobat instal sebelumnya. Tool tersebut seharusnya sudah bisa mendeteksi ponsel sobat.

Langkah 11 - Ekstrak ROM fastboot MIUI (format filenya harus .tgz).Pastikan nama folder tempat sobat mengekstraksi file tidak memiliki spasi dalam namanya (Contoh: D: \ ROM \ dan bukan D: \ MIUI ROM ).

Langkah 12 - Klik [Select] dan cari lokasi di mana sobat telah mengekstrak file ROM sebelumnya.

Langkah 13 - Juga pastikan pilihan "Clean All" dicentang untuk menghindari kemungkinan bootloop


Langkah 14 - Terakhir, tekan tombol [Flash] untuk memulai instalasi ROM MIUI.


Langkah 15 - Tunggu sampai proses selesai dan sobat akan melihat pesan "Success". Biasanya proses flash kurang lebih sekitar 5 menitan.


Selamat, ponsel sobat sekarang seharusnya sudah selesai diflash melalui EDL atau Download Mode. Kedepannya, sebaiknya pasang TWRP agar tidak perlu ribet melakukan test point lagi kalau ingin melakukan flashing sob.

Glosarium Gambar

1. Pinset

2. Alat Bongkar HP

3. Obeng HP


Artikel Menarik Lainnya: